Twitter dan 2 situs raksasa mengalami gangguan

twitter system downSempat di beritakan beberapa waktu yang lalu di sebuah media online bahwa YouTube dan Wikipedia dua situs populer, beberapa kali tidak aktif pekan ini. Sementara itu, Twitter mengalami penurunan sistem kerja.

YouTube membaik dan aktif kembali setelah lebih dari satu jam, para penikmat musik, pecinta cideo serta konten lainnya harus muak untuk melihat tampilan gagal seperti “HTTP/1.1 Service Unavailable”.

Google mengatakan bahwa YouTube memang mengalami kerusakan. Namun Google tidak menjelaskan perihal masalah itu.

“Mereka mendapatkan semacam gangguan yang sebelumnya tidak dipersiapkan, oleh karena itu mereka memilih untuk mematikannya,” ujar Rob Enderle, kepala pengamat dari Enderle Group.

“Ini seharusnya mengingatkan kita bahwa teknologi internet sejatinya masih muda. Di banyak kasus, ini seharusnya bukan hal baru, tapi bukan berarti harus dinonaktifkan,” tambahnya.

Ini bukan pertama kalinya, karena pada 2 Maret juga muncul pesan yang sama. Video tidak dapat dijalankan selama beberapa waktu karena kondisi server yang buruk.

Di sisi lain, gangguan pada Wikipedia selama dua jam Sabtu lalu disebabkan pusat data di Eropa yang memanas.

“Kami telah membenahi masalah tersebut, namun mekanismenya rusak sebingga menyebabkan DNS untuk Wikipedia tidak dapat bekerja,” ujar pihak Wikipedia dalam situs Facebook.

Twitter sendiri telah mati pada minggu lalu. Layanan mikro-blogging ini tidak dapat digunakan selama 30 menit, dan selama waktu tersebut pengunjung hanya melihat lambang Twitter. Sementara Twitter mengalami downtime selama 41 menit di bulan Maret.

YouTube dan Wikipedia dua situs populer, beberapa kali tidak aktif pekan ini. Sementara itu, Twitter mengalami penurunan sistem kerja.YouTube membaik dan aktif kembali setelah lebih dari satu jam, para penikmat musik, pecinta cideo serta konten lainnya harus muak untuk melihat tampilan gagal seperti “HTTP/1.1 Service Unavailable”.

Google mengatakan bahwa YouTube memang mengalami kerusakan. Namun Google tidak menjelaskan perihal masalah itu.

“Mereka mendapatkan semacam gangguan yang sebelumnya tidak dipersiapkan, oleh karena itu mereka memilih untuk mematikannya,” ujar Rob Enderle, kepala pengamat dari Enderle Group.

“Ini seharusnya mengingatkan kita bahwa teknologi internet sejatinya masih muda. Di banyak kasus, ini seharusnya bukan hal baru, tapi bukan berarti harus dinonaktifkan,” tambahnya.

Ini bukan pertama kalinya, karena pada 2 Maret juga muncul pesan yang sama. Video tidak dapat dijalankan selama beberapa waktu karena kondisi server yang buruk.

Di sisi lain, gangguan pada Wikipedia selama dua jam Sabtu lalu disebabkan pusat data di Eropa yang memanas.

“Kami telah membenahi masalah tersebut, namun mekanismenya rusak sebingga menyebabkan DNS untuk Wikipedia tidak dapat bekerja,” ujar pihak Wikipedia dalam situs Facebook.

Twitter sendiri telah mati pada minggu lalu. Layanan mikro-blogging ini tidak dapat digunakan selama 30 menit, dan selama waktu tersebut pengunjung hanya melihat lambang Twitter. Sementara Twitter mengalami downtime selama 41 menit di bulan Maret.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s